Voyah Passion S Resmi Meluncur di China dengan Teknologi Listrik dan ADAS
Dongfeng Voyah resmi meluncurkan Passion S di China sebagai kendaraan listrik murni dengan format fastback utility vehicle berukuran medium hingga besar. Model terbaru ini menggabungkan desain premium, sistem bantuan pengemudi, serta teknologi pengisian cepat berbasis arsitektur 800 volt.
Baca Juga “Penjualan Global Kia Tembus 1,92 Juta Unit, Ini Model yang Paling Menonjol“
Peluncuran Passion S juga menarik perhatian karena Voyah sebelumnya mengklaim kendaraan tersebut mampu melakukan aksi ekstrem berupa “Putaran Besar Terowongan 360 derajat”. Klaim itu sempat mendapat keraguan publik setelah video prototipe yang mengalami kegagalan saat pengujian beredar.
Desain Passion S Mengusung Konsep Sayap Kunpeng
Voyah menerapkan bahasa desain “Sayap Kunpeng” pada Passion S. Bagian depan menampilkan lampu berbentuk cincin serta logo Voyah yang dapat menyala.
Dari sisi aerodinamika, kendaraan ini memiliki koefisien hambatan udara 0,24. Dimensinya mencapai panjang 5.050 milimeter, lebar 1.998 milimeter, dan tinggi 1.656 milimeter.
Jarak sumbu roda Passion S mencapai 3.000 milimeter. Ukuran tersebut memberikan gambaran bahwa Voyah memosisikan model ini sebagai kendaraan yang menawarkan ruang kabin luas sekaligus karakter premium.
Kabin Passion S Dilengkapi Tiga Layar Utama
Voyah membekali Passion S dengan sejumlah teknologi digital di dalam kabin. Sistem tersebut mencakup dua layar tengah berukuran 15,6 inci dengan resolusi 2,5K.
Kabin juga memiliki head-up display augmented reality berukuran 29 inci serta panel instrumen berukuran 8,8 inci. Sistem infotainment menggunakan Harmony Space 5.2 dengan dukungan interaksi suara MoLA.
Fitur kenyamanan lainnya mencakup sistem audio berdaya 2.160 watt dengan 27 speaker. Voyah juga menyediakan lemari es pintar berkapasitas 6,6 liter untuk mendukung kenyamanan penumpang.
Passion S Membawa Sistem ADAS Berbasis LiDAR
Teknologi bantuan berkendara menjadi salah satu bagian penting pada Passion S. Voyah memasangkan LiDAR 896-line dan lima radar gelombang milimeter 4D pada kendaraan tersebut.
Sistem tersebut terintegrasi dengan Huawei Qiankun ADS 5.0. Teknologi ini mendukung sejumlah fungsi bantuan berkendara, termasuk navigasi di jalan perkotaan, perjalanan di jalan tol, serta parkir otomatis.
Kombinasi sensor dan sistem komputasi tersebut menunjukkan fokus Voyah dalam mengembangkan kendaraan listrik yang tidak hanya mengandalkan elektrifikasi. Teknologi bantuan pengemudi juga menjadi bagian dari pengalaman berkendara yang ditawarkan.
Pilihan Motor hingga 637 Hp
Voyah menawarkan Passion S dalam konfigurasi penggerak roda belakang dan penggerak seluruh roda. Varian RWD menggunakan satu motor listrik dengan tenaga 300 kW atau sekitar 402 hp.
Sementara itu, versi AWD mengandalkan dua motor listrik. Konfigurasi tersebut menghasilkan tenaga gabungan hingga 475 kW atau sekitar 637 hp.
Pilihan sistem penggerak tersebut memungkinkan konsumen menentukan konfigurasi sesuai kebutuhan. Varian AWD menjadi pilihan dengan performa tertinggi dalam jajaran Passion S.
Baterai 98 kWh Menawarkan Jarak Tempuh hingga 740 Km
Passion S menggunakan baterai berkapasitas 81 kWh dan 98 kWh. Kedua pilihan tersebut memakai arsitektur kelistrikan 800V dengan teknologi pengisian 5C.
Berdasarkan standar CLTC, jarak tempuh yang ditawarkan berada pada kisaran 630 hingga 740 kilometer. Angka tersebut menunjukkan fokus Voyah pada kemampuan perjalanan jarak jauh.
Teknologi pengisian cepat diklaim dapat mengisi baterai dari 20 persen menjadi 80 persen dalam waktu sekitar 10 menit. Sistem tersebut juga diklaim mampu menambahkan jarak tempuh hingga 474 kilometer.
Suspensi Premium Mendukung Kenyamanan Berkendara
Voyah menggunakan suspensi double-wishbone pada bagian depan dan five-link di belakang. Konfigurasi tersebut dirancang untuk membantu menghasilkan pengendalian serta kenyamanan yang sesuai dengan karakter kendaraan premium.
Varian tertinggi mendapatkan sistem suspensi udara. Model tersebut juga menggunakan peredam elektromagnetik continuously variable damping control atau CDC.
Kombinasi teknologi suspensi tersebut menjadi salah satu pembeda antara varian standar dan versi tertinggi Passion S. Sistem ini juga memperkuat posisi Passion S sebagai kendaraan listrik yang mengutamakan kenyamanan.
Passion S Perkuat Portofolio Mobil Listrik Premium Voyah
Peluncuran Passion S memperlihatkan strategi Voyah dalam menggabungkan performa listrik, teknologi digital, dan fitur bantuan berkendara dalam satu kendaraan. Model ini menawarkan tenaga hingga 637 hp serta jarak tempuh CLTC hingga 740 kilometer.
Teknologi 800V 5C dan kemampuan pengisian cepat menjadi aspek penting lain dari kendaraan tersebut. Sementara itu, penggunaan LiDAR dan Huawei Qiankun ADS 5.0 memperkuat sisi teknologi berkendara.
Dengan kombinasi tersebut, Passion S menjadi salah satu model yang menunjukkan arah pengembangan kendaraan listrik premium Voyah di pasar China. Data spesifikasi dan klaim performa tetap perlu dibedakan antara informasi pabrikan dan hasil pengujian independen.
Baca Juga “Penjualan global Kia periode Januari-Juli 2026 capai 1,9 juta unit“