Toyota Pasang Target Baru usai Didekati BYD di Australia

Toyota Targetkan Penjualan 230.000 Unit di Australia, Perkuat Posisi saat BYD Terus Melaju

Toyota menetapkan target penjualan 230.000 kendaraan di Australia pada 2026 setelah memperoleh tambahan alokasi produksi sebanyak 10.000 unit. Langkah ini dilakukan untuk memenuhi permintaan yang masih tinggi sekaligus mempertahankan posisi sebagai merek mobil terlaris di tengah laju pertumbuhan BYD.

Selain mengejar volume penjualan, Toyota menargetkan sekitar separuh dari total penjualan tahun depan berasal dari kendaraan hybrid dan model beremisi rendah. Strategi tersebut mencerminkan fokus perusahaan dalam memperkuat elektrifikasi tanpa meninggalkan model konvensional yang masih diminati pasar.

Baca Juga “Jaecoo Bakal Rilis Mobil Baru di GIIAS 2026, Siap Temani J5 EV hingga J8 SHS

Toyota Tambah Kuota Produksi untuk Australia

Laporan Drive menyebutkan Toyota sebelumnya telah memastikan Australia memperoleh tambahan 10.000 unit untuk model RAV4, HiLux, dan bZ4X. Tambahan tersebut membuat proyeksi penjualan tahunan meningkat menjadi 220.000 unit.

Kini, Toyota kembali mengamankan tambahan produksi sebanyak 10.000 unit yang mencakup seluruh lini modelnya. Dengan pasokan baru tersebut, target penjualan perusahaan di Australia naik menjadi 230.000 unit pada 2026.

Tambahan kuota produksi diharapkan dapat mempercepat distribusi kendaraan sekaligus mengurangi antrean pemesanan yang sempat memanjang dalam beberapa tahun terakhir.

Toyota Ingin Pangkas Waktu Tunggu Pelanggan

Wakil Presiden Penjualan, Pemasaran, dan Operasi Waralaba Toyota Australia, John Pappas, mengatakan permintaan terhadap kendaraan Toyota masih sangat kuat di pasar Australia.

Menurutnya, perusahaan terus berupaya memangkas waktu tunggu pelanggan melalui peningkatan pasokan kendaraan. Saat ini, rata-rata masa tunggu telah berkurang menjadi sekitar tiga hingga enam bulan, jauh lebih singkat dibandingkan periode sebelumnya.

Toyota menilai ketersediaan stok menjadi faktor penting untuk menjaga daya saing di pasar otomotif yang semakin kompetitif.

BYD Semakin Dekat dengan Toyota di Australia

Target baru Toyota juga muncul ketika BYD mencatat pertumbuhan penjualan yang sangat pesat di Australia. Pabrikan asal China tersebut semakin memperketat persaingan, terutama di segmen kendaraan listrik dan plug-in hybrid (PHEV).

Pada Juni 2026, BYD membukukan penjualan 18.881 unit kendaraan listrik dan PHEV. Jumlah itu hanya terpaut 243 unit dari Toyota yang masih memimpin pasar dengan penjualan 19.124 unit pada periode yang sama.

Selisih yang sangat tipis tersebut menunjukkan perubahan peta persaingan di industri otomotif Australia, terutama seiring meningkatnya minat konsumen terhadap kendaraan elektrifikasi.

Strategi Logistik BYD Percepat Distribusi Kendaraan

BYD juga menarik perhatian setelah mengirim sekitar 5.000 kendaraan langsung dari China ke Australia menggunakan kapal milik perusahaan. Strategi logistik tersebut membantu mempercepat distribusi kendaraan sekaligus menjaga ketersediaan stok di pasar.

Performa penjualan BYD bahkan mendekati rekor bulanan yang pernah dicatat Holden pada Juni 2003. Berdasarkan data historis, Holden pernah menjual 17.120 unit dalam satu bulan.

Beberapa merek lain juga pernah mencatat penjualan bulanan tinggi, seperti Mazda dengan 12.501 unit pada Juni 2017, Hyundai sebanyak 12.300 unit pada Juni 2016, dan Ford dengan 10.103 unit pada Juni 2025.

Toyota Fokus pada Hybrid dan Kendaraan Rendah Emisi

Di tengah meningkatnya persaingan dari BYD, Toyota tetap mengandalkan strategi elektrifikasi bertahap. Perusahaan menargetkan sekitar 50 persen dari total penjualan tahun depan berasal dari kendaraan hybrid maupun model beremisi rendah.

Pendekatan tersebut diharapkan mampu mempertahankan dominasi Toyota di Australia sekaligus memenuhi perubahan preferensi konsumen menuju kendaraan yang lebih ramah lingkungan. Dengan tambahan pasokan dan fokus pada elektrifikasi, Toyota berupaya menjaga jarak dari para pesaing yang terus memperkuat posisinya di pasar otomotif Australia.

Baca Juga “Mobil listrik Ferrari Luce laris di China

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *