Toyota Siapkan Land Cruiser 300 Hybrid untuk Pasar Jepang
Toyota Motor Corp. bersiap menghadirkan pembaruan Land Cruiser 300 ke pasar Jepang pada pertengahan September 2026. Penyegaran ini membawa perubahan penting pada sektor mesin dan sistem elektrifikasi SUV tersebut.
Toyota mengganti mesin V6 bensin konvensional dengan sistem hybrid i-Force Max. Teknologi tersebut menggabungkan mesin bensin twin-turbo dengan motor listrik untuk menghasilkan tenaga dan torsi lebih besar.
Land Cruiser 300 Gunakan Hybrid i-Force Max
Menurut laporan CarsCoops pada Sabtu, 29 Agustus 2026, Toyota tidak lagi menawarkan mesin V6 bensin non-elektrifikasi pada versi terbaru untuk pasar Jepang.
Toyota mengadopsi sistem i-Force Max yang sebelumnya digunakan pada Lexus LX700h. Sistem tersebut memadukan mesin V6 3,5 liter twin-turbo dengan motor listrik.
Motor listrik tersebut terintegrasi dengan transmisi otomatis 10 percepatan. Kombinasi powertrain ini menghasilkan tenaga hingga 457 PS dan torsi maksimum 790 Nm.
Output tersebut menjadikan Land Cruiser 300 hybrid sebagai salah satu versi paling bertenaga dalam sejarah model tersebut. Peningkatan performa juga memperkuat karakter Land Cruiser sebagai SUV yang mengutamakan kemampuan di berbagai medan.
Toyota Pertahankan Kemampuan Off-Road Land Cruiser
Meskipun mengadopsi teknologi elektrifikasi, Toyota tetap mempertahankan kemampuan off-road Land Cruiser 300. SUV ini masih mampu melewati genangan air dengan kedalaman hingga 700 mm.
Baca Juga “Mitsubishi Triton Sertões Tampil Sangar“
Toyota merancang paket baterai dengan perlindungan kedap air. Solusi tersebut memungkinkan sistem hybrid tetap mendukung kemampuan jelajah di medan yang menantang.
Kemampuan tersebut menjadi salah satu aspek penting bagi Land Cruiser. Model ini menggunakan konstruksi body-on-frame atau sasis berkerangka tangga yang dirancang untuk menunjang ketahanan dan kemampuan off-road.
Varian Hybrid Tersedia pada ZX dan GR Sport
Toyota akan menawarkan sistem hybrid pada varian ZX dan GR Sport untuk pasar Jepang. Kedua varian tersebut menggunakan konfigurasi tujuh tempat duduk.
Perlengkapan kabin mencakup panel instrumen digital 12,3 inci dan layar infotainment berukuran 12,3 inci. Toyota juga menyediakan head-up display dan sistem audio JBL.
Kedua varian tersebut turut mendapatkan soket AC 100V dengan daya hingga 1.500W. Fitur tersebut dapat memberikan sumber listrik tambahan bagi pengguna saat melakukan perjalanan atau aktivitas luar ruang.
Toyota melengkapi versi hybrid dengan Electric Power Steering. Sistem tersebut hadir bersama fitur Proactive Driving Assist sebagai bagian dari pengembangan teknologi keselamatan Toyota Safety Sense.
Varian Diesel Dapat Trim GX Baru
Toyota tidak sepenuhnya meninggalkan pilihan mesin diesel pada Land Cruiser 300 di Jepang. Perusahaan menambahkan trim GX sebagai varian diesel dengan posisi harga yang lebih terjangkau.
Varian GX menggunakan konfigurasi lima tempat duduk. Kabinnya dilengkapi jok berbahan kain, panel instrumen 7 inci, dan layar infotainment berukuran 8 inci.
Sistem audio pada varian tersebut menggunakan enam speaker. Toyota juga memasang pelek berukuran 18 inci untuk melengkapi karakter varian diesel tersebut.
Konsumen yang menginginkan mesin diesel tetap dapat memilih varian ZX dan GR Sport. Namun, kedua varian diesel tersebut hanya menawarkan konfigurasi lima tempat duduk.
Jepang Mendapat Pembaruan Land Cruiser 300
Toyota sebelumnya telah memperkenalkan pembaruan Land Cruiser 300 di sejumlah pasar global. Kawasan tersebut mencakup Timur Tengah, Eropa Timur, dan Australia.
Jepang menjadi salah satu pasar utama terakhir yang mendapatkan versi terbaru SUV tersebut. Kehadiran model ini memperluas penerapan teknologi hybrid pada salah satu kendaraan ikonik Toyota.
Langkah Toyota juga menunjukkan arah pengembangan Land Cruiser yang mulai menggabungkan kemampuan off-road dengan teknologi elektrifikasi. Sistem hybrid memungkinkan peningkatan performa tanpa menghilangkan karakter utama Land Cruiser sebagai SUV tangguh.
Land Cruiser 300 Hybrid Perkuat Strategi Elektrifikasi Toyota
Peluncuran Land Cruiser 300 hybrid di Jepang menjadi bagian dari perkembangan elektrifikasi Toyota pada segmen kendaraan berukuran besar. Perusahaan tetap mempertahankan pilihan diesel sambil memperluas teknologi hybrid pada varian premium.
Dengan tenaga 457 PS dan torsi 790 Nm, sistem i-Force Max memberikan peningkatan performa yang signifikan. Pada saat yang sama, Toyota mempertahankan kemampuan melewati genangan hingga 700 mm.
Kombinasi tersebut membuat Land Cruiser 300 terbaru menawarkan pendekatan yang berbeda terhadap elektrifikasi. Toyota tidak hanya mengejar efisiensi, tetapi juga mempertahankan kemampuan dan daya tahan yang menjadi ciri khas model ini.
Peluncuran di Jepang pada pertengahan September 2026 akan menjadi langkah penting bagi Toyota untuk memperkuat posisi Land Cruiser 300 di pasar domestik. Model tersebut sekaligus menunjukkan bagaimana teknologi hybrid dapat diterapkan pada SUV berkemampuan off-road tanpa mengorbankan fungsi utamanya.
Baca Juga “Hyundai Palisade XRT Pro mengaspal di Australia tanpa mesin hybrid“