Ratusan Pemilik BYD Ti7 Laporkan Atap Kendaraan Bocor

Ratusan Pemilik BYD Ti7 Laporkan Atap Kaca Bocor, Keluhan Muncul pada Varian EV

Ratusan pemilik SUV listrik BYD Ti7 di China melaporkan dugaan masalah pada atap kaca panoramik. Keluhan tersebut mencakup kebocoran, suara angin yang mengganggu saat berkendara, hingga air yang diklaim masuk ke area port pengisian daya. Kasus ini menjadi sorotan karena BYD Ti7 merupakan salah satu model SUV listrik dengan penjualan tinggi di pasar domestik China.

Baca Juga “Toyota Belum Minat Hadirkan Hilux PHEV, Ini Alasannya

Berdasarkan laporan CarNewsChina, sebanyak sekitar 300 pemilik kendaraan telah mengajukan pengaduan melalui platform pengaduan konsumen otomotif China, 12365auto, sejak model tersebut mulai dipasarkan pada September 2025. Dari total laporan itu, 31 pengaduan secara khusus berkaitan dengan panel atap kaca panoramik yang dilaporkan terlepas atau mengalami masalah.

Keluhan Berfokus pada Varian Listrik Murni

Laporan yang beredar menunjukkan bahwa persoalan tersebut sejauh ini hanya ditemukan pada varian kendaraan listrik murni (EV). Hingga kini belum ada laporan serupa yang melibatkan versi plug-in hybrid (PHEV).

Keluhan pertama muncul tidak lama setelah BYD meluncurkan varian EV pada 30 April 2026. Sejumlah pemilik mengaku masalah mulai terasa hanya beberapa hari hingga sekitar satu pekan setelah kendaraan diterima.

Beberapa pengguna menyebut panel kaca panoramik menjadi longgar dan dapat ditekan kembali secara manual. Namun, langkah tersebut hanya dianggap sebagai solusi sementara dan belum menyelesaikan penyebab utama masalah.

Media konsumen China, SMZDM, juga melaporkan adanya dugaan kebocoran yang membuat air masuk ke area port pengisian daya belakang. Salah satu laporan tersebut kemudian diketahui telah dihapus dari platform pengaduan sehingga detail kasusnya tidak lagi dapat diakses publik.

Dugaan Penyebab Mengarah ke Proses Produksi

Sejumlah pengamat industri otomotif di China menilai masalah tersebut kemungkinan tidak berasal dari rancangan kendaraan. Dugaan sementara mengarah pada proses produksi, terutama kualitas perekatan panel kaca atau distribusi tekanan yang kurang merata saat proses pemasangan berlangsung.

Hingga kini belum ada bukti resmi yang memastikan penyebab utama kerusakan tersebut. Karena itu, dugaan tersebut masih menunggu hasil investigasi lebih lanjut dari pihak produsen.

BYD bersama jaringan dealer Fang Cheng Bao (FCB) menyatakan telah merespons sekitar 99,2 persen pengaduan yang diterima. Meski demikian, sebagian pemilik kendaraan menganggap penanganan tersebut belum memberikan solusi yang memuaskan.

Beberapa konsumen mengklaim sempat dihubungi layanan purnajual BYD dan ditawari perbaikan apabila laporan pengaduan dihapus. Setelah pengaduan dicabut, mereka mengaku belum menerima kompensasi maupun perbaikan sesuai yang dijanjikan. Hingga artikel ini disusun, BYD belum memberikan tanggapan resmi terhadap klaim tersebut.

Perusahaan hanya menyampaikan bahwa seluruh laporan telah diteruskan kepada tim terkait dan meminta pelanggan menunggu proses penanganan lebih lanjut.

Penjualan BYD Ti7 Tetap Tinggi di China

Kasus ini menarik perhatian karena BYD Ti7 termasuk salah satu SUV dengan penjualan kuat di China. Berdasarkan data China EV DataTracker, pengiriman model tersebut mencapai 17.510 unit sepanjang Mei 2026.

Angka tersebut memang lebih rendah dibandingkan pencapaian tertinggi pada Desember 2025 yang mencapai 34.086 unit. Namun, BYD Ti7 masih berada di jajaran SUV terlaris di pasar domestik.

Untuk pasar internasional, kendaraan ini akan dipasarkan menggunakan nama BYD Ti7, baik dalam varian EV maupun PHEV. Hingga saat ini belum ada laporan serupa dari negara tujuan ekspor.

Perkembangan penanganan kasus ini diperkirakan akan terus menjadi perhatian industri otomotif. Respons BYD terhadap keluhan pelanggan dinilai penting untuk menjaga kepercayaan konsumen sekaligus mempertahankan reputasi kualitas produknya di tengah persaingan pasar kendaraan listrik global.

Baca Juga “Penjualan kurang bergairah, KIA suntik mati K9 akhir tahun nanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *