Penjualan Daihatsu hingga Juli 2026 Capai 84.959 Unit
Penjualan ritel Daihatsu di Indonesia mencapai 84.959 unit sepanjang Januari hingga Juli 2026. Capaian tersebut meningkat 6,2 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Kinerja positif tersebut turut memperkuat posisi Daihatsu di tengah pasar otomotif nasional. Hingga Juli 2026, merek ini mencatat pangsa pasar sebesar 16,6 persen dari total pasar yang telah menembus lebih dari 511 ribu unit.
Penjualan Daihatsu Tumbuh pada Juli 2026
Penjualan Bulanan Mencapai 12.750 Unit
Daihatsu membukukan penjualan ritel sebanyak 12.750 unit pada Juli 2026. Angka tersebut meningkat 13,6 persen dibandingkan penjualan pada Juli tahun sebelumnya.
Baca Juga “Toyota Dirayu Indonesia, Thailand Langsung Siapkan Skema Pajak Baru Otomotif“
Pertumbuhan bulanan tersebut turut menopang pencapaian kumulatif Daihatsu selama tujuh bulan pertama 2026. Tren ini menunjukkan permintaan terhadap sejumlah produk Daihatsu masih terjaga di pasar domestik.
Marketing Director dan Corporate Function Director PT Astra Daihatsu Motor, Rokky Irvayandi, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut.
“Kami bersyukur dapat mempertahankan kinerja positif hingga Juli 2026,” ujar Rokky melalui keterangan resmi perusahaan, Rabu.
Menurutnya, hasil tersebut menjadi dorongan bagi Daihatsu untuk terus menawarkan kemudahan kepemilikan kendaraan. Perusahaan juga mempertahankan dukungan layanan penjualan dan purnajual di berbagai wilayah Indonesia.
Gran Max Jadi Penopang Utama Penjualan Daihatsu
Gran Max Series Terjual 43.797 Unit
Gran Max series menjadi penyumbang terbesar penjualan Daihatsu sepanjang Januari-Juli 2026. Gabungan Gran Max Pick Up dan Gran Max Mini Bus mencatat penjualan sebanyak 43.797 unit.
Jumlah tersebut menyumbang lebih dari separuh total penjualan ritel Daihatsu pada periode tersebut. Capaian ini memperlihatkan kuatnya permintaan terhadap kendaraan komersial Daihatsu.
Gran Max juga memiliki peran penting bagi konsumen yang menggunakan kendaraan untuk kegiatan usaha. Model tersebut banyak dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas distribusi, logistik, serta operasional bisnis.
Rokky menilai capaian Gran Max menunjukkan tingkat kepercayaan pelaku usaha terhadap kendaraan tersebut. Permintaan yang kuat juga mencerminkan kebutuhan kendaraan komersial di berbagai daerah.
Gran Max Mini Bus Tumbuh 60,8 Persen
Gran Max Mini Bus menjadi salah satu model dengan pertumbuhan penjualan paling tinggi pada Juli 2026. Penjualannya meningkat 60,8 persen dibandingkan Juli tahun sebelumnya.
Pertumbuhan tersebut menunjukkan permintaan terhadap kendaraan serbaguna masih mendapatkan respons positif. Karakter kendaraan yang dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan menjadi salah satu faktor pendukung permintaannya.
Sementara itu, penjualan Gran Max Pick Up pada periode Juli tumbuh 15,4 persen secara tahunan. Kinerja tersebut memperkuat kontribusi lini Gran Max terhadap penjualan Daihatsu.
Sejumlah Model Daihatsu Catat Pertumbuhan
Luxio dan Xenia Ikut Menguat
Selain Gran Max, beberapa model Daihatsu lainnya juga mencatat pertumbuhan penjualan pada Juli 2026. Luxio mencatat peningkatan sebesar 21,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Gran Max Pick Up menyusul dengan pertumbuhan 15,4 persen. Sementara itu, Xenia mencatat kenaikan penjualan sebesar 12,0 persen.
Pertumbuhan tersebut menunjukkan permintaan Daihatsu tidak hanya bertumpu pada kendaraan komersial. Segmen kendaraan penumpang juga memberikan kontribusi terhadap kinerja perusahaan.
Penjualan Ayla dan Sigra Naik 6,2 Persen
Lini Low Cost Green Car (LCGC) Daihatsu yang terdiri atas Ayla dan Sigra juga mengalami pertumbuhan. Penjualannya meningkat 6,2 persen pada Juli 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Segmen LCGC memiliki peran penting dalam pasar mobil penumpang karena menawarkan kendaraan dengan harga yang relatif terjangkau. Efisiensi penggunaan juga menjadi pertimbangan konsumen dalam memilih kendaraan untuk mobilitas harian.
Kinerja Ayla dan Sigra turut membantu Daihatsu mempertahankan jangkauan produknya di berbagai kelompok konsumen. Kedua model tersebut menyasar kebutuhan mobilitas perkotaan hingga keluarga.
Sigra Memimpin Penjualan Mobil Keluarga Daihatsu
Penjualan Sigra Mencapai 19.427 Unit
Dari sisi penjualan kumulatif model untuk kebutuhan keluarga, Sigra menjadi produk Daihatsu dengan capaian tertinggi. Penjualannya mencapai 19.427 unit sepanjang Januari-Juli 2026.
Posisi berikutnya ditempati Terios dengan penjualan 8.512 unit. Daihatsu Ayla mencatat 6.096 unit, sedangkan Xenia membukukan 3.261 unit.
Data tersebut memperlihatkan kontribusi kendaraan keluarga tetap penting bagi kinerja Daihatsu. Sigra menjadi model dengan volume terbesar dalam kelompok produk keluarga yang disebutkan perusahaan.
Portofolio Produk Menjangkau Beragam Kebutuhan
Komposisi penjualan hingga Juli 2026 menunjukkan Daihatsu mengandalkan beberapa segmen sekaligus. Gran Max menopang kebutuhan komersial, sedangkan Sigra, Terios, Ayla, dan Xenia menyasar kebutuhan mobilitas pribadi serta keluarga.
Strategi tersebut membantu Daihatsu mempertahankan pangsa pasar ketika kondisi pasar otomotif nasional terus berkembang. Ketersediaan kendaraan komersial dan penumpang memberikan pilihan bagi konsumen dengan kebutuhan berbeda.
Prospek Penjualan Daihatsu pada Paruh Kedua 2026
Pangsa Pasar 16,6 Persen Jadi Modal Positif
Dengan penjualan ritel 84.959 unit hingga Juli, Daihatsu memiliki basis kinerja yang cukup kuat untuk memasuki paruh kedua 2026. Pangsa pasar sebesar 16,6 persen juga menunjukkan posisi yang relatif solid di pasar domestik.
Pertumbuhan 6,2 persen secara kumulatif menjadi indikator positif bagi perusahaan. Namun, performa hingga akhir tahun tetap akan dipengaruhi perkembangan pasar otomotif nasional dan daya beli konsumen.
Daihatsu juga perlu mempertahankan ketersediaan kendaraan serta memperluas layanan purnajual. Dukungan tersebut penting untuk menjaga kepercayaan konsumen, khususnya di luar pusat-pusat perkotaan.
Secara keseluruhan, penjualan 84.959 unit hingga Juli 2026 menunjukkan kinerja Daihatsu masih berada dalam tren pertumbuhan. Gran Max menjadi motor utama penjualan, sementara model keluarga dan LCGC menjaga kontribusi dari segmen kendaraan penumpang.
Baca Juga “China Kebanyakan Mobil, Kekurangan Pembeli: Alasan Mereka Menaklukkan Pasar Otomotif Dunia“