Mazda CX-5 Generasi Ketiga Raih 10.000 Pesanan, Varian L Jadi Favorit Konsumen
Mazda mencatat awal yang positif untuk peluncuran Mazda CX-5 generasi ketiga di Jepang. SUV terbaru ini berhasil mengumpulkan lebih dari 10.000 pesanan hanya dalam waktu satu bulan sejak diluncurkan. Angka tersebut jauh melampaui target penjualan bulanan perusahaan dan menunjukkan tingginya minat konsumen terhadap model terbaru ini.
Mazda resmi memperkenalkan CX-5 generasi ketiga di pasar Jepang pada 21 Mei 2026. Hingga 23 Juni 2026, jumlah pemesanan telah menembus 10.000 unit atau lebih dari lima kali lipat target awal Mazda yang dipatok sebanyak 2.000 unit per bulan.
baca juga”Jelang Rilis, Xpeng MONA L03 Perlihatkan Desain Baru“
Varian L Mendominasi Pemesanan Mazda CX-5 Terbaru
Mazda menawarkan tiga pilihan varian untuk CX-5 generasi ketiga, yaitu S, G, dan L. Ketiganya dirancang untuk mempertahankan karakter berkendara khas Mazda yang mengutamakan kenyamanan, pengendalian presisi, dan pengalaman berkendara yang responsif.
Data pemesanan menunjukkan bahwa konsumen Jepang lebih banyak memilih varian tertinggi. Tipe L menguasai sekitar 65 persen dari total pesanan, disusul tipe G dengan kontribusi sekitar 32 persen. Sementara itu, varian S hanya dipilih sekitar 3 persen pembeli.
Dominasi varian L mengindikasikan bahwa sebagian besar konsumen lebih mengutamakan fitur lengkap dan teknologi terbaru dibandingkan harga yang lebih terjangkau pada model entry-level.
Keberhasilan ini juga menjadi sinyal positif bagi Mazda sebelum memasarkan CX-5 generasi ketiga ke negara lain, termasuk Malaysia yang masuk dalam daftar pasar berikutnya.
Mesin Hybrid Baru Tingkatkan Performa dan Efisiensi
Seluruh varian Mazda CX-5 generasi ketiga menggunakan mesin e-Skyactiv G 2.5 liter empat silinder naturally aspirated dengan siklus Miller. Mesin berkode PY-VPH tersebut menghasilkan tenaga hingga 178 PS pada putaran 6.000–6.200 rpm dan torsi maksimum 237 Nm pada 3.800–4.000 rpm.
Spesifikasi tersebut lebih tinggi dibandingkan konfigurasi yang diperkenalkan saat debut globalnya. Mazda juga melengkapi mesin tersebut dengan sistem mild hybrid 24 volt melalui Integrated Starter Generator (ISG).
Teknologi hybrid ringan itu mampu memberikan tambahan tenaga sekitar 6,5 PS dan torsi 60,5 Nm. Sistem tersebut membantu meningkatkan respons saat akselerasi awal sekaligus mendukung efisiensi bahan bakar melalui fitur i-Stop.
Seluruh varian dipadukan dengan transmisi otomatis Skyactiv-Drive enam percepatan. Konsumen juga dapat memilih sistem penggerak roda depan (FWD) maupun penggerak semua roda (AWD) sesuai kebutuhan.
Harga Mazda CX-5 Generasi Ketiga di Jepang
Di pasar Jepang, Mazda memasarkan CX-5 generasi ketiga dengan harga mulai 3,3 juta yen hingga 4.306.500 yen, atau setara sekitar Rp330 juta sampai Rp431 juta, termasuk pajak konsumsi.
Rentang harga tersebut menempatkan CX-5 sebagai salah satu SUV menengah yang menawarkan kombinasi desain premium, teknologi hybrid ringan, serta fitur keselamatan dan kenyamanan yang kompetitif di kelasnya.
Mazda Tetap Pasarkan CX-5 Generasi Kedua
Selain memperkenalkan model terbaru, Mazda masih mempertahankan penjualan CX-5 generasi kedua di Jepang sebagai pilihan bagi konsumen yang mencari SUV dengan harga lebih terjangkau.
Versi bermesin bensin dijual mulai 2.810.500 yen hingga 3.812.600 yen atau sekitar Rp281 juta sampai Rp381 juta. Sementara itu, varian diesel dipasarkan mulai 3.129.500 yen hingga 4.132.700 yen, setara sekitar Rp313 juta hingga Rp413 juta.
Model generasi kedua tersedia dalam tiga pilihan trim, yaitu i Selection, Black Selection, dan Sports Appearance.
Untuk varian bensin i Selection dan Black Selection, Mazda menggunakan mesin Skyactiv-G 2.0 liter yang menghasilkan tenaga 156 PS dan torsi 199 Nm. Sementara tipe Sports Appearance dibekali mesin e-Skyactiv G 2.5 liter dengan tenaga hingga 190 PS pada versi FWD dan 188 PS untuk AWD.
Bagi konsumen yang menginginkan performa lebih tinggi, Mazda juga menawarkan mesin Skyactiv-D 2.2 liter turbo diesel yang menghasilkan tenaga 200 PS dan torsi maksimum 450 Nm. Mesin tersebut tersedia pada beberapa pilihan trim, termasuk Drive Edition.
Tingginya Permintaan Jadi Modal Mazda di Pasar Global
Pencapaian lebih dari 10.000 pesanan dalam satu bulan menunjukkan bahwa Mazda CX-5 generasi ketiga mendapat respons positif sejak awal peluncurannya. Tingginya minat terhadap varian L juga memperlihatkan kecenderungan konsumen memilih SUV dengan fitur yang lebih lengkap dan teknologi terbaru.
Dengan bekal penjualan yang kuat di Jepang, Mazda memiliki peluang besar untuk mempertahankan daya saing CX-5 di pasar global. Kehadiran teknologi mild hybrid, pilihan varian yang beragam, serta reputasi desain Kodo Design diperkirakan akan menjadi faktor penting dalam menarik minat konsumen di berbagai negara.