INTERIOR BYD Formula X TERUNGKAP, SUPERCAR LISTRIK SIAP PRODUKSI 2027
BYD semakin menunjukkan ambisinya di segmen kendaraan performa tinggi melalui pengembangan supercar listrik Formula X. Model ini kini mulai memperlihatkan desain interiornya, sekaligus menandai langkah menuju produksi massal yang ditargetkan pada 2027.
Dikembangkan oleh sub-brand Fang Cheng Bao, Formula X diposisikan sebagai etalase teknologi BYD di kelas kendaraan performa tinggi. Berdasarkan laporan industri, sekitar 80 persen desain yang ditampilkan saat ini akan dipertahankan hingga versi produksi.
baca juga”Motul Naikkan Harga Pelumas, Ini Penyebabnya“
KONSEP KOKPIT FUTURISTIK DAN BERORIENTASI PENGEMUDI
Masuk ke dalam kabin, Formula X menghadirkan desain kokpit futuristik dengan pendekatan “battle cockpit”. Tata letak ini dirancang untuk memberikan pengalaman berkendara yang imersif dan fokus penuh pada pengemudi.
Seluruh kontrol ditempatkan secara ergonomis untuk memaksimalkan kenyamanan dan respons saat berkendara. Desain minimalis dipadukan dengan teknologi modern, menciptakan suasana kabin yang bersih namun tetap berkarakter kuat.
Pendekatan ini mencerminkan tren supercar modern yang mengutamakan konektivitas, efisiensi kontrol, dan pengalaman berkendara berbasis teknologi.
STRATEGI BYD MASUK KE SEGMENT SUPERCAR LISTRIK
Selama ini, Fang Cheng Bao dikenal melalui lini SUV tangguh. Namun, melalui Formula X, BYD memperluas portofolionya ke segmen kendaraan performa tinggi.
Langkah ini menunjukkan transformasi BYD dari produsen kendaraan listrik massal menjadi pemain di segmen premium dan performa tinggi. Formula X menjadi simbol kemampuan teknologi sekaligus strategi jangka panjang perusahaan.
Selain supercar, lini Formula juga akan mencakup sedan berperforma tinggi. Hal ini memperkuat posisi BYD dalam menghadirkan kendaraan listrik di berbagai segmen pasar.
TARGET PRODUKSI DAN PERAN SEBAGAI ETALASE TEKNOLOGI
BYD menargetkan Formula X masuk tahap produksi sekitar 2027. Jadwal ini masih bergantung pada proses pengembangan dan pengujian lanjutan.
Model ini tidak hanya dirancang sebagai produk komersial, tetapi juga sebagai platform pengujian teknologi masa depan. Inovasi yang diterapkan pada Formula X diperkirakan akan diadopsi ke model lain dalam beberapa tahun ke depan.
Dengan pendekatan ini, BYD berupaya mempercepat evolusi teknologi kendaraan listrik, terutama dalam aspek performa dan pengalaman berkendara.
SEKILAS Denza Z Convertible: SUPERCAR LISTRIK 1.000 HP
Selain Formula X, BYD melalui merek premiumnya, Denza, juga memperkenalkan Denza Z Convertible di ajang Beijing Auto Show 2026.
Mobil ini dirancang oleh Wolfgang Egger, yang sebelumnya dikenal sebagai kepala desain Audi. Denza Z mengusung desain aerodinamis dengan saluran udara khusus untuk meningkatkan downforce.
Dari sisi performa, mobil ini mampu menghasilkan tenaga lebih dari 1.000 hp. Akselerasi 0–100 km/jam diklaim dapat dicapai dalam waktu kurang dari dua detik, menjadikannya salah satu supercar listrik tercepat di kelasnya.
Teknologi yang disematkan meliputi sistem suspensi pintar DiSus-M, steer-by-wire, serta perangkat lunak sasis canggih untuk meningkatkan stabilitas dan kontrol.
Denza juga berencana menguji mobil ini di Nürburgring Nordschleife, salah satu sirkuit paling menantang di dunia.
PENUTUP: ARAH BARU BYD DI ERA SUPERCAR LISTRIK
Kehadiran Formula X dan Denza Z menunjukkan arah baru BYD dalam industri otomotif global. Perusahaan tidak hanya fokus pada kendaraan listrik massal, tetapi juga mengembangkan teknologi untuk segmen performa tinggi.
Dengan desain futuristik dan teknologi canggih, Formula X menjadi representasi visi BYD dalam menghadirkan supercar listrik masa depan. Jika sesuai rencana, peluncuran pada 2027 akan menjadi langkah penting dalam memperkuat posisi BYD di pasar global.
Ke depan, inovasi dari model ini berpotensi memengaruhi perkembangan kendaraan listrik secara lebih luas, terutama dalam hal performa, desain, dan pengalaman berkendara.
baca juga”Infografis Aturan Baru Pajak Mobil Listrik“