iCAR Kembangkan Mobil Otonom Berbasis AI, Perluas Strategi di Luar SUV Listrik
iCAR Perkuat Posisi Lewat SUV Listrik dan Teknologi Baru
iCAR mulai memperluas arah bisnisnya dengan mengembangkan kendaraan otonom berbasis kecerdasan buatan. Langkah ini diumumkan dalam ajang Chery International Business Summit 2026 yang digelar di Wuhu, China.
Dalam forum tersebut, perusahaan menegaskan bahwa mereka tidak hanya fokus pada mobil listrik, tetapi juga ingin berperan dalam ekosistem mobilitas masa depan berbasis teknologi pintar.
Vice President iCAR International, Wang Yu, menjelaskan bahwa lini SUV listrik bergaya boxy tetap menjadi tulang punggung penjualan global. Model seperti iCAR V23 dan iCAR V27 mendapat respons positif berkat desain khas yang mudah dikenali.
“Desain boxy memberi identitas kuat dan menjadi daya tarik utama di berbagai pasar,” ujar Wang Yu.
baca juga”Interior BYD Formula X Terungkap, Produksi 2027“
Strategi Produk Baru untuk Perkuat Segmen SUV
Untuk mempertahankan momentum, iCAR menyiapkan dua model baru dalam waktu dekat. Model iCAR V25 akan mengisi segmen antara V23 dan V27, sementara iCAR V29 diposisikan sebagai model flagship.
V29 dirancang dengan pendekatan lebih premium, mengusung teknologi terbaru dan peningkatan fitur kenyamanan. Meski tampil lebih modern, identitas desain boxy tetap dipertahankan sebagai ciri khas merek.
Strategi ini menunjukkan bahwa iCAR ingin memperluas portofolio tanpa kehilangan identitas visual yang sudah dikenal konsumen.
Masuk ke Era Mobil Otonom dengan Platform AI
Selain memperkuat lini SUV listrik, iCAR juga mulai serius mengembangkan kendaraan otonom. Chief Technology Officer iCAR, Ma Yongdong, mengungkapkan bahwa perusahaan tengah membangun lini X-series yang berfokus pada mobilitas cerdas.
Salah satu wujud awalnya adalah konsep iCAR ROBOX yang diperkenalkan di Beijing Auto Show 2026.
ROBOX dirancang sebagai kendaraan masa depan dengan integrasi AI dan kemampuan otonom level L4. Teknologi ini memungkinkan mobil mengemudi sendiri dalam kondisi tertentu tanpa intervensi manusia.
Pengembangan ini menempatkan iCAR dalam persaingan global di sektor kendaraan pintar yang semakin berkembang pesat.
Platform i-SWIFT 3.0 Jadi Fondasi Teknologi Masa Depan
ROBOX dibangun di atas platform i-SWIFT 3.0, yang dirancang sebagai basis kendaraan generasi berikutnya. Platform ini mendukung pembaruan perangkat lunak secara berkala serta integrasi dengan berbagai layanan digital.
Pendekatan ini mencerminkan tren industri otomotif yang semakin bergeser ke arah software-defined vehicle. Kendaraan tidak lagi hanya bergantung pada mesin dan desain, tetapi juga pada kemampuan sistem digitalnya.
Dengan platform ini, iCAR berupaya menciptakan kendaraan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan pengguna.
Perluasan Ekosistem dan Pengalaman Pengguna
Selain pengembangan produk, iCAR juga menyiapkan strategi untuk memperluas jaringan layanan global. Perusahaan ingin memastikan bahwa pengguna mendapatkan pengalaman yang konsisten di berbagai pasar.
iCAR juga membuka opsi kustomisasi kendaraan untuk meningkatkan personalisasi. Pendekatan ini menjadi nilai tambah di tengah persaingan industri otomotif yang semakin kompetitif.
Langkah tersebut memperlihatkan bahwa iCAR tidak hanya berfokus pada penjualan produk, tetapi juga membangun ekosistem yang terintegrasi.
Ambisi iCAR di Industri Mobilitas Masa Depan
Langkah iCAR mengembangkan mobil otonom berbasis AI menandai perubahan strategi dari produsen mobil listrik menjadi pemain teknologi mobilitas.
Dengan menggabungkan desain khas, teknologi AI, dan platform digital, iCAR berupaya menciptakan diferensiasi di pasar global.
Ke depan, keberhasilan strategi ini akan bergantung pada kemampuan perusahaan dalam mengintegrasikan inovasi teknologi dengan kebutuhan pengguna.
Jika berhasil, iCAR berpotensi menjadi salah satu pemain penting dalam transformasi industri otomotif menuju era kendaraan pintar dan otonom.
baca juga”iCAR Tuai Respons Positif di IIMS 2026, Simak Perolehannya“