Daihatsu Unggul di Segmen LCGC untuk First Buyer

Daihatsu Pertahankan Dominasi LCGC dan First Buyer hingga April 2026

PT Astra Daihatsu Motor (ADM) kembali mencatatkan performa positif di pasar otomotif nasional sepanjang awal 2026. Produsen mobil asal Jepang tersebut berhasil menjaga posisinya sebagai merek otomotif dengan penjualan ritel terbesar kedua di Indonesia.

Berdasarkan data perusahaan, Daihatsu membukukan penjualan retail sebanyak 46.953 unit hingga April 2026. Capaian itu setara dengan pangsa pasar sebesar 16,3 persen di pasar kendaraan roda empat nasional.

Kinerja tersebut menunjukkan daya tahan Daihatsu di tengah kondisi pasar otomotif yang masih mengalami perubahan, terutama di segmen low cost green car (LCGC).

Segmen LCGC Tetap Jadi Penopang Penjualan Daihatsu

Segmen LCGC masih menjadi tulang punggung penjualan Daihatsu di Indonesia. Namun, perusahaan mengakui terdapat perubahan tren pada pasar mobil murah sepanjang tahun ini.

Marketing Director dan Corporate Communication Director PT ADM, Sri Agung Handayani, menjelaskan bahwa penjualan LCGC jenis MPV masih relatif stabil dibandingkan tahun sebelumnya.

Menurut Agung, rata-rata penjualan LCGC MPV masih berada di kisaran 5.500 hingga 5.600 unit per bulan. Angka tersebut belum mengalami perubahan signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Baca Juga “Harga Mobil Bekas Pajero Sport 2025 Mulai Turun, Segini Kisaran dan Kondisinya

“Sebenarnya LCGC market ini kelihatan turun. Namun, untuk LCGC MPV kontribusinya masih relatif sama dibandingkan tahun lalu,” ujar Sri Agung Handayani saat ditemui di BSD, Tangerang.

Penjualan Daihatsu Ayla Tetap Stabil di Tengah Pelemahan Hatchback

Di sisi lain, pasar LCGC hatchback mengalami penurunan penjualan. Segmen tersebut turun dari sekitar 5.500 unit menjadi 4.500 unit per bulan secara nasional.

Meski demikian, Daihatsu Ayla bersama model kembarannya masih mampu mencatatkan penjualan stabil. Penjualannya berada di kisaran 2.000 hingga 2.200 unit setiap bulan.

Agung menilai kondisi tersebut menunjukkan daya beli konsumen mobil pertama masih belum pulih sepenuhnya. Namun, permintaan terhadap kendaraan murah dan efisien tetap bertahan.

“Even daya beli first car buyer masih belum ada koreksi positif,” tegasnya.

Strategi Menyasar First Buyer Dinilai Efektif

Daihatsu juga menegaskan fokus mereka pada konsumen pembeli mobil pertama atau first car buyer. Strategi tersebut dinilai berhasil menjaga kontribusi penjualan perusahaan secara konsisten.

Berdasarkan data internal perusahaan, sekitar 65 persen konsumen Daihatsu berasal dari segmen pembeli mobil pertama. Angka tersebut memperlihatkan kuatnya posisi Daihatsu di pasar kendaraan entry level.

Model seperti Daihatsu Sigra dan Ayla menjadi pilihan utama karena menawarkan harga kompetitif, konsumsi bahan bakar efisien, serta biaya perawatan yang relatif rendah.

“Kalau dilihat struktur pembeli, Daihatsu masih tetap didominasi first car buyer kurang lebih 65 persen,” kata Agung.

Kuasai Pasar Mobil di Bawah Rp300 Juta

Selain unggul di segmen mobil pertama, Daihatsu juga mencatat performa kuat pada kendaraan dengan harga di bawah Rp300 juta.

Perusahaan berhasil meraih pangsa pasar sebesar 32 persen di kategori tersebut. Sementara untuk kendaraan bermesin internal combustion engine (ICE) pada rentang harga yang sama, market share Daihatsu mencapai 38 persen.

Capaian itu menunjukkan konsumen Indonesia masih sangat mempertimbangkan faktor harga, efisiensi, dan biaya kepemilikan saat membeli kendaraan baru.

Penjualan Daihatsu Kuat di Wilayah Nonperkotaan

Distribusi pasar Daihatsu juga dinilai lebih merata dibandingkan sebagian kompetitor. Penjualan di wilayah rural dan remote mencapai 46 persen dari total distribusi perusahaan.

Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan rata-rata pasar nasional yang berada di level 33 persen. Selain itu, kontribusi penjualan dari luar Jabodetabek mencapai 81 persen.

Daihatsu juga mempertahankan posisi kuat di berbagai wilayah seperti Jawa, Sumatera, Kalimantan, hingga Indonesia bagian timur.

Kondisi tersebut memperlihatkan jaringan distribusi dan layanan purnajual Daihatsu masih menjadi salah satu kekuatan utama perusahaan di pasar domestik.

Daihatsu Fokus Hadirkan Kendaraan Sesuai Kebutuhan Konsumen

Daihatsu menilai pencapaian ini menjadi dorongan untuk terus menghadirkan kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.

Selain menyasar kendaraan keluarga, perusahaan juga terus memperkuat lini mobil untuk kebutuhan usaha dan mobilitas harian.

“Pencapaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia,” tutup Sri Agung Handayani.

Di tengah pasar otomotif yang semakin kompetitif, strategi Daihatsu menyasar first buyer dan kendaraan terjangkau diperkirakan masih menjadi faktor penting dalam menjaga pertumbuhan penjualan sepanjang 2026

Baca Juga “Isu Mobil 1.400 cc ke Atas Dilarang Isi Pertalite, Ini Kata Pertamina

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *