Jason Momoa Ubah Harley-Davidson Klasik Menjadi Motor Hybrid dan Listrik
Aktor Hollywood Jason Momoa kembali mencuri perhatian, kali ini bukan lewat film atau serial televisi, melainkan melalui proyek modifikasi kendaraan klasik. Pemeran Aquaman tersebut bekerja sama dengan perusahaan konversi kendaraan listrik asal Inggris, Electrogenic, untuk mengubah sejumlah Harley-Davidson lawas menjadi kendaraan ramah lingkungan berbasis elektrifikasi.
Proyek tersebut menjadi bagian dari musim kedua serial dokumenter On The Roam yang menampilkan ketertarikan Momoa terhadap kendaraan klasik, petualangan, dan teknologi masa depan. Melalui proyek ini, ia berupaya menunjukkan bahwa kendaraan bersejarah tetap dapat digunakan tanpa mengabaikan perkembangan teknologi otomotif modern.
baca juga”Pilih Shockbreaker yang Cocok untuk Jalanan Indonesia“
Proyek Elektrifikasi Harley-Davidson Klasik Milik Jason Momoa
Dalam proyek tersebut, terdapat tiga unit Harley-Davidson klasik yang menjadi fokus utama modifikasi. Dua di antaranya merupakan Harley-Davidson seri JD keluaran tahun 1924 dan 1927 yang akan diubah menjadi motor plug-in hybrid (PHEV).
Konsep plug-in hybrid memungkinkan motor menggunakan dua sumber tenaga berbeda. Pengendara dapat memilih menggunakan tenaga listrik untuk perjalanan jarak pendek atau tetap mengandalkan mesin bensin asli saat membutuhkan karakter berkendara klasik yang autentik.
Menurut informasi yang dipublikasikan Carscoops, sistem hybrid tersebut mengombinasikan motor listrik bertenaga 15 tenaga kuda dengan mesin pembakaran internal asli yang menghasilkan sekitar 20 tenaga kuda.
Harley-Davidson Tahun 1921 Bertransformasi Menjadi Motor Listrik Murni
Selain dua model hybrid, proyek ini juga mencakup Harley-Davidson Model FD produksi tahun 1921. Berbeda dengan dua unit lainnya, motor ini akan sepenuhnya beralih menjadi kendaraan listrik.
Keputusan tersebut diambil karena mesin bawaan motor sudah mengalami kerusakan berat dan tidak memungkinkan untuk direstorasi kembali. Konversi penuh menjadi motor listrik dinilai sebagai solusi terbaik untuk mempertahankan kendaraan bersejarah tersebut tetap dapat digunakan.
Baterai Tersembunyi dengan Desain Klasik
Salah satu tantangan dalam modifikasi kendaraan klasik adalah mempertahankan tampilan orisinal. Untuk mengatasi hal tersebut, Electrogenic menyimpan paket baterai berkapasitas 2,7 kWh di dalam tas samping bergaya klasik yang menyatu dengan desain motor.
Pendekatan ini membuat tampilan Harley-Davidson tetap mempertahankan karakter vintage tanpa terlihat seperti kendaraan listrik modern. Dengan kapasitas baterai tersebut, motor dapat menempuh jarak sekitar 80 kilometer menggunakan tenaga listrik.
Land Rover Klasik Juga Ikut Dikonversi ke Tenaga Listrik
Tidak hanya motor, proyek elektrifikasi Momoa juga mencakup dua mobil klasik Land Rover. Kendaraan tersebut adalah Land Rover Series I tahun 1949 dan Land Rover Series IIA 109 Dormobile Camper keluaran 1961.
Kedua kendaraan tetap mempertahankan sistem penggerak empat roda sehingga kemampuan melintasi medan berat tidak hilang setelah proses konversi. Namun, performa kendaraan meningkat berkat penggunaan motor listrik yang menghasilkan torsi instan.
Spesifikasi Land Rover Listrik Milik Jason Momoa
Land Rover Series I menggunakan baterai berkapasitas 48 kWh yang dipadukan dengan motor listrik bertenaga 201 tenaga kuda. Sementara itu, Dormobile Camper dibekali baterai lebih besar berkapasitas 62 kWh dan motor bertenaga 161 tenaga kuda.
Kedua kendaraan diklaim mampu menempuh jarak sekitar 240 kilometer dalam kondisi penggunaan nyata. Selain itu, keduanya sudah mendukung teknologi pengisian cepat CCS yang umum digunakan pada kendaraan listrik modern.
Tren Restomod Listrik Semakin Populer di Industri Otomotif
Konversi kendaraan klasik menjadi kendaraan listrik atau hybrid kini menjadi tren yang berkembang di berbagai negara. Banyak kolektor dan pecinta otomotif memilih pendekatan ini untuk mempertahankan nilai historis kendaraan sekaligus memenuhi tuntutan mobilitas yang lebih ramah lingkungan.
Perusahaan seperti Electrogenic, Lunaz, hingga beberapa bengkel spesialis di Amerika Serikat dan Eropa telah mengembangkan teknologi konversi yang memungkinkan kendaraan berusia puluhan tahun tetap relevan digunakan di era elektrifikasi.
Bagi sebagian kolektor, pendekatan ini menjadi jalan tengah antara menjaga warisan otomotif dan mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil.
Elektrifikasi Kendaraan Klasik Jadi Jembatan Masa Lalu dan Masa Depan
Langkah Jason Momoa mengubah Harley-Davidson dan Land Rover klasik menjadi kendaraan hybrid serta listrik menunjukkan bagaimana teknologi modern dapat berpadu dengan sejarah otomotif. Proyek ini tidak hanya mempertahankan nilai estetika kendaraan lawas, tetapi juga memperpanjang usia pakainya di tengah transisi menuju transportasi yang lebih berkelanjutan.
Jika tren elektrifikasi kendaraan klasik terus berkembang, bukan tidak mungkin semakin banyak kolektor dan produsen yang mengadopsi konsep serupa. Dengan demikian, kendaraan bersejarah tetap dapat dinikmati generasi mendatang tanpa kehilangan relevansinya di masa depan.
baca juga”Suzuki Fronx Sport Tampil Lebih Sangar“